Bangunan Hijau Berkelanjutan

Cara Mengenali Green Building di Jakarta

Bangunan Hijau

Green building di Jakarta memiliki perbedaan cukup mencolok apabila dibandingkan dengan konsep bangunan lainnya. Hanya saja, masih ada sebagian orang belum mengetahuinya. Karena hal itu, mereka jadi kesulitan untuk mengenali bangunan hijau tersebut.

Akan tetapi, tenang saja! Karena sebenarnya ada banyak cara jitu yang bisa digunakan untuk mengenali konsep bangunan hijau. Jika memahami caranya, maka tidak akan salah menyebut atau memilih konsep bangunan hijau nantinya.

Cara Kenali Green Building di Jakarta

Sebab ada perbedaan yang tampak, siapapun pasti kebingungan apabila diminta untuk menemukan model bangunan hijau, terutama di Kota Jakarta. Tak perlu menunggu terlalu lama, langsung saja menyimak sejumlah cara untuk mengenali bangunan hijau di Jakarta berikut ini.

Cermati Penggunaan Material

Salah satu caranya, yaitu dengan mencermati penggunaan material bangunannya. Konsep bangunan hijau sering kali menggunakan material yang ramah lingkungan. Dalam artian, material tersebut bisa didaur ulang, sehingga tidak mencemari lingkungan sekitar.

Untuk contoh material bangunan yang ramah lingkungan itu sendiri juga sangat beragam. Mulai dari jerami, logam daur ulang dan lain sebagainya. Konsep bangunan hijau yang menggunakan material ramah lingkungan tersebut tentu saja termasuk dalam gedung berkelanjutan.

Perhatikan Pengelolaan Energi dan Air

Untuk mengenali konsep bangunan hijau selanjutnya sebenarnya juga bisa dilakukan dengan memperhatikan pengelolaan energi dan airnya. Dalam hal ini, konsep bangunan hijau senantiasa mengelola energi dan airnya seefisien mungkin. Sumber daya air maupun energi pun tidak akan menipis.

Untuk contohnya ialah penggunaan toilet yang menerapkan sistem vakum. Jenis toilet yang satu ini terbilang jauh lebih hemat air daripada toilet pada umumnya. Jika kita bandingkan dalam sekali pemakaian, toilet tersebut bisa menghemat 6 kali penggunaan air dari toilet biasa.

Emisi Karbon yang Dihasilkan

Cara mengenali green building di Jakarta juga bisa dilakukan dengan memperhatikan emisi karbonnya. Setiap bangunan yang berdiri pastinya menghasilkan emisi karbon. Akan tetapi tenang saja, karena konsep bangunan hijau hanya menghasilkan emisi karbon yang minim.

Emisi karbon tersebut tidak akan memicu pemanasan global. Bahkan, konsep bangunan hijau ini bisa meminimalisir pemanasan global yang sudah semakin mengkhawatirkan di era masa kini. Dari sini, bisa kita ketahui bahwa konsep bangunan hijau bukan hanya menguntungkan wilayah Jakarta saja, melainkan secara global.

Memaksimalkan Pencahayaan Alami

Hal yang membedakan konsep bangunan hijau dengan bangunan lainnya ialah pencahayaan alaminya. Hal ini pun bisa jadi cara alternatif untuk mengenali konsep bangunan hijau. Biasanya, green building  menggunakan pencahayaan alami yang maksimal.

Hal tersebut diperlihatkan dengan penggunaan jendela yang ukurannya besar. Selain itu, biasanya juga memiliki jendela berjumlah banyak. Semakin jelas lagi konsep bangunannya apabila menggunakan skylight.

Dari uraian di atas, tentu bisa mengetahui bagaimana cara mengenali green building di Jakarta. Jadikan ulasan ini sebagai pedoman ketika mencari atau memilih bangunan hijau. Terlebih lagi, konsep bangunan hijau tersebut sudah semakin merajalela, sehingga perlu cermat dalam mengenalinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *